KUTAI BARAT – Suasana ruang rapat RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS), Kamis (2/10/2025), terasa berbeda. Bukan hanya dipenuhi tenaga medis, tapi juga masyarakat, LSM, tokoh adat, organisasi profesi kesehatan, hingga keluarga pasien yang pernah merasakan langsung layanan rumah sakit.
Mereka hadir dalam Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan—sebuah agenda yang digelar RSUD HIS untuk menyerap aspirasi warga, sebelum menetapkan standar pelayanan rumah sakit.
Direktur RSUD HIS Kutai Barat, dr. I Nyoman Sumahardika, menegaskan kegiatan ini menjadi bukti komitmen rumah sakit untuk menerapkan transparansi, akuntabilitas, sekaligus partisipasi masyarakat, sebagaimana diamanatkan Permen PAN-RB Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Standar Pelayanan.
“Kami ingin memastikan standar pelayanan yang kami susun benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan masyarakat. Forum ini adalah bentuk keterbukaan kami dalam membangun pelayanan yang lebih baik,” ucap dr. Nyoman.
Dalam forum tersebut, pihak RSUD HIS memaparkan rancangan standar pelayanan untuk berbagai layanan utama: Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat inap, rawat jalan, farmasi, laboratorium, hingga radiologi.
Setelah pemaparan, peserta forum diberi ruang menyampaikan masukan. Kritik, saran, hingga apresiasi dilontarkan tanpa sungkan.
Ema, salah satu perwakilan keluarga pasien, menyampaikan rasa terima kasihnya. Menurutnya, kesempatan ini jarang terjadi dan harus diikuti dengan aksi nyata.
“Kami mengapresiasi keterbukaan RSUD HIS. Harapan kami, usulan dari masyarakat benar-benar diakomodasi, sehingga pelayanan bisa lebih berkualitas, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan warga Kutai Barat,” kata Ema.
Forum ditutup dengan kesepakatan bahwa seluruh masukan akan digunakan sebagai bahan revisi dokumen Standar Pelayanan Publik RSUD HIS. Pihak manajemen rumah sakit berkomitmen mengawal proses ini hingga terimplementasi di lapangan.
Bagi warga, forum ini bukan sekadar pertemuan formal. Ia adalah pintu harapan, bahwa layanan kesehatan yang mereka terima ke depan bisa lebih manusiawi dan sesuai kebutuhan nyata di lapangan.
Pewarta : Ichal
Editor : Nicha R





