spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Evaluasi Renja Jadi Penentu Arah Pembangunan 2026, Pemkab Kubar Libatkan Seluruh OPD dan Camat

SENDAWAR — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menegaskan pentingnya evaluasi kinerja sebagai dasar penentuan arah pembangunan ke depan melalui penyampaian laporan Evaluasi Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Triwulan IV Tahun 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kutai Barat ini diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Kutai Barat. Rapat berlangsung di ruang rapat lantai dua Kantor Bappeda Litbang, kompleks perkantoran Pemkab Kubar, Selasa (6/1/2026) pagi, dan dibuka oleh Plt. Kepala Bappeda Litbang Kutai Barat, Suheldi.

Sekretaris Bappeda Litbang Kutai Barat, Florensius Steven, menjelaskan evaluasi Renja Triwulan IV bertujuan menilai kesesuaian indikator dan target kinerja perangkat daerah dengan realisasi anggaran tahun berjalan.

“Evaluasi ini juga menjadi forum untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan kendala dalam pelaksanaan program dan kegiatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar objektif dan terukur dalam perbaikan perencanaan dan penganggaran pada periode selanjutnya. Karena itu, seluruh perangkat daerah didorong menyusun laporan secara tepat waktu, lengkap, dan akurat agar mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Baca Juga:   Pemkab Kutai Barat Gelar Musyawarah Penentuan Lokasi RSU di Kecamatan Bongan

Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Litbang Kutai Barat Suheldi, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, menekankan bahwa evaluasi kinerja merupakan bagian tak terpisahkan dari siklus perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.

“Evaluasi ini diharapkan memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dalam memastikan ketercapaian target kinerja dan pelaksanaan program prioritas,” ujarnya.

Menurut Suheldi, hasil evaluasi Renja menjadi bahan strategis dalam perumusan kebijakan dan penetapan prioritas pembangunan tahun berikutnya. Ia juga mengingatkan agar setiap kendala disertai rekomendasi dan langkah tindak lanjut yang konkret guna mempercepat pembangunan dan penyerapan anggaran.

“Realisasi anggaran harus dilaksanakan secara cermat, tertib, dan sesuai ketentuan agar pembangunan daerah berjalan efektif, efisien, dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Kutai Barat,” pungkasnya.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

BERITA POPULER